Samsung Electronics secara resmi meluncurkan Galaxy XR, headset ekstensi realitas (XR) baru yang dikembangkan bersama Google dan Qualcomm, berjalan pada sistem operasi Android XR khusus dan terintegrasi mendalam dengan Gemini AI.
Perangkat yang diumumkan pada Selasa bertujuan untuk memberikan pengalaman XR yang kaya, dengan desain minimalis dan ringan untuk kenyamanan yang ditingkatkan, dan akan dijual dengan harga 1.799 dolar AS, atau sekitar 59.999 baht Thailand.
Galaxy XR merupakan produk debut Samsung di platform Android XR, sebuah sistem yang dibangun oleh Google khusus untuk perangkat komputasi ruang, yang dimaksudkan untuk memanfaatkan sepenuhnya kemampuan Gemini AI. Peluncuran ini merupakan upaya bersama untuk memperluas fungsionalitas AI di luar smartphone saat ini ke sektor realitas imersif.
Kolaborasi dengan Qualcomm juga menghasilkan chipset prosesor yang dirancang khusus dan dioptimalkan untuk aplikasi XR.
Headset ini memungkinkan pengguna untuk memberi perintah dan berinteraksi menggunakan suara, visual, dan gerakan, dengan AI onboard berperan sebagai asisten cerdas. Asisten ini dilaporkan mampu memproses seluruh bidang penglihatan dan masukan audio pengguna untuk memberikan respons yang alami dan kontekstual. Fitur utama yang didukung oleh integrasi ini meliputi navigasi 3D melalui Google Maps, fungsi ‘Circle to Search’, serta pemrosesan video dan foto 2D menjadi konten 3D.
Mengenai kenyamanan, kekhawatiran utama untuk penggunaan dalam jangka panjang, Samsung merancang Galaxy XR agar ringan. Baterai eksternal secara sengaja dipisahkan dari unit headset utama untuk mencegah rasa sakit. Distribusi berat diatur oleh bantalan pendukung kepala dan dahi khusus untuk mengurangi tekanan pada wajah. Desain ini juga memungkinkan pengguna yang membutuhkan kacamata resep saat menggunakan perangkat.
Di sisi layar, Galaxy XR dilengkapi dua panel micro-OLED, menawarkan kejelasan visual yang mendekati kualitas 8K. Ini mendukung tingkat refresh 60Hz, 72Hz, dan 90Hz. Pelacakan posisi dan pengenalan gerakan ditangani oleh enam kamera pelacakan inside-out khusus, yang diperkuat oleh lima sensor kedalaman dan lima akselerometer/gyroscopes.
Inti pemrosesan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon XR2+ Gen 2, didukung oleh Qualcomm Hexagon NPU khusus untuk komputasi AI. Ini dikonfigurasi dengan 16GB RAM dan 256GB penyimpanan internal, menawarkan hingga 2,5 jam penggunaan terus-menerus dalam satu kali pengisian. Pengguna dapat mengakses berbagai platform konten, termasuk YouTube, Netflix, Google Photos, Maps, dan aplikasi XR-native seperti Adobe’s Project Pulsar untuk pengeditan video.
Dalam rangka peluncuran tersebut, Samsung menawarkan paket promosi ‘Explorer Pack’ kepada pembeli awal. Paket insentif ini mencakup akses gratis selama satu tahun ke Google AI Pro, Google Play Pass, dan Calm Premium, serta penawaran khusus untuk YouTube TV seharga $1 per bulan selama tiga bulan, ditambah akses gratis untuk seluruh musim League Pass NBA 2025-2026.
Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. (Syndigate.info).
