Perjalanan ke Vietnam mengubah pandangan orang Australia tentang kebahagiaan

Setelah 11 hari menjelajahi bukit-bukit teras di utara Vietnam, seorang pengunjung asal Australia menemukan bahwa kebahagiaan tidak terkait dengan kekayaan, tetapi terkait dengan koneksi dan rasa syukur.

Setiap September, ketika sawah terasering di utara Vietnam berubah menjadi keemasan, para wisatawan dan fotografer pergi ke Kecamatan Mu Cang Chai untuk menangkap pemandangan yang spektakuler.

Di antaranya adalah Barbara Landsberg, yang datang bukan hanya untuk menangkap pemandangan tetapi juga untuk mengalami budaya setempat.

Perjalanannya yang berlangsung selama 11 hari, diatur oleh sebuah perusahaan perjalanan, membawanya ke berbagai sudut Kabupaten Lai Chau sebelum tiba di Kota Mu Cang Chai di Kabupaten Lao Cai.

“Saya tidak ingin ini hanya menjadi perjalanan foto. Saya ingin menceritakan sebuah cerita,” katanya.

Setelah 22 jam penerbangan dan perjalanan melalui jalan pegunungan, kelelahannya hilang ketika mobil berhenti di lereng bukit di Provinsi Lai Chau, tempat sawah padi emas membentang dari lembah hingga puncak.

“Itu lebih indah daripada wallpaper komputer mana pun – benar-benar hidup,” katanya.

Dia meminta panduannya untuk berhenti, mengambil kameranya, dan mulai mengambil gambar. Pada saat itu dia merasa setiap usaha untuk mencapai Vietnam adalah sesuatu yang bernilai.

Dibandingkan dengan lahan pertanian Australia, teras-teras Vietnam terasa bagi dia sebagai kolaborasi antara usaha manusia dan alam. Pada pagi hari, ketika awan melintasi lembah, pemandangan itu tampak seperti mimpi.

“Kami tidak memiliki lereng gunung yang melingkungi sawah atau awan putih yang mengambang seperti itu,” katanya.

Tetapi apa yang paling melekat pada Landsberg adalah bukan pemandangan; itu adalah orang-orangnya. Bertemu dengan penduduk desa memberi perjalanan makna yang lebih dalam, dan mengubah persepsinya tentang arti hidup yang kaya.

Dia mengingat seorang pemuda yang merawat kerbau di lapangan. Ketika hewan itu menjadi sulit, dia hanya naik ke punggungnya, membentuk ikatan.

“Saya tidak yakin siapa yang merawat siapa, keduanya terlihat bahagia,” katanya.

Pada siang hari, dia terkesan oleh irama kehidupan setempat: setelah pagi di lapangan, petani berkumpul di sebuah rumah dekat untuk berbagi makan bersama.

Skala makan siang kelompok ini dan rasa solidaritasnya mengejutkannya.

Sementara Landsberg terus memotret Mu Cang Chai, ia membayangkan generasi pekerjaan yang telah membentuk sawah teras di lereng-lereng bukit.

Dia berkata: “Tidak ada satu pun kain yang terbuang percuma. Ini menyampaikan ketangguhan dan adaptabilitas.”

Menurut Alex Sheal, co-founder dari Vietnam In Focus, yang mengorganisir perjalanan Landsberg, lebih banyak wisatawan yang mencari perjalanan di luar sirkuit pariwisata Vietnam.

Kami menggabungkan area yang masih alami, seperti desa di Kecamatan Phong Tho, dengan tempat-tempat seperti Mu Cang Chai. Jadwal keberangkatan hari kerja membantu tamu menghindari kerumunan dan mengalami kehidupan lokal.

Bagi Landsberg, perjalanan itu menjadi refleksi tentang dirinya sendiri. Di desa-desa pedesaan Vietnam, keluarga hidup dari hasil panen mereka dan meneruskan tradisi dari generasi ke generasi. Ia melihat kebahagiaan yang dibangun atas dasar hubungan dan keseimbangan.

Sebaliknya, katanya, banyak orang di kota-kota Barat terjebak dalam siklus keuangan, terikat oleh hipotek 30 tahun dan pekerjaan, sehingga menyisakan sedikit waktu untuk melambatkan diri.

Barbara Landsberg menunjukkan foto-fotonya kepada warga Lai Chau. Foto courtesy dari Barbara Landsberg

Dia berkata: “Orang-orang di sini mungkin tidak punya banyak uang, tetapi mereka kaya akan waktu, keluarga, dan hubungan mereka dengan alam. Ini membuatku bertanya-tanya apa yang sebenarnya kita usahakan.”

Landsberg meninggalkan Vietnam dengan lebih dari sekadar foto-foto. Perjalanan itu mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Baginya, Vietnam kini melambangkan ketangguhan, harmoni, dan pencarian kebahagiaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *