Durian kaya akan vitamin, asam amino, serat, dan antioksidan yang mendukung pencernaan dan melindungi tubuh dari penyakit kronis.
Durian adalah buah tropis yang populer di Asia Tenggara, dikenal karena nilai gizinya yang kaya.
Menurut situs kesehatan dan kebugaran Amerika SerikatHealthline, 243 gram daging durian menyediakan 357 kalori dan mengandung 13 gram lemak, 3,57 gram protein, dan 65,9 gram karbohidrat.
Majalah gaya hidupKesehatankata durian juga merupakan sumber serat yang baik (9,23 g) danmenyediakan vitamin esensialdan mineral, termasuk 47,9 mg vitamin C, 0,5 mg tembaga, 0,76 mg vitamin B6, 1.060 mg kalium, 87,5 mcg folat, 72,9 mg magnesium, dan 2,6 mg nikotin.
Manfaat kesehatan
Mengurangi risiko anemia dan mendukung kehamilan
Durian kaya akan folat, nutrisi yang penting untuk produksi sel darah merah. Folat juga mendukung perkembangan jaringan yang normal selama kehamilan dan membantu melindungi otak dan tulang belakang bayi.
Memperkuat tulang
Durian mengandung mineral jejak seperti kalsium dan kalium, keduanya penting untuk menjaga tulang yang kuat. Kalsium membantu membangun dan mempertahankan kepadatan tulang, sementara kalium mengurangi kehilangan kalsium dan mengurangi efek negatif dari kadar natrium tinggi.
Meningkatkan suasana hati dan tidur
Durian menyediakan triptofan, asam amino yang meningkatkan kadar serotonin dan melatonin. Serotonin membantu mengurangi stres, insomnia, kecemasan, nafsu makan, dan depresi. Hormon-hormon ini juga mengatur siklus tidur dan meningkatkan kualitas tidur.
Membantu pencernaan
Sebuah cangkir durian menyediakan lebih dari 9 gram serat, atau sepertiga kebutuhan harian seorang dewasa. Serat membantu mencegah sembelit, mendukung bakteri usus yang sehat, dan mengurangi peradangan usus. Sebagian besar seratnya adalah tidak larut dalam air, yang dapat membantu mengurangi diare.
Mencegah kesehatan jantung
Durian mengandung sekitar 13 gram lemak tak jenuh yang membantu mengontrol tingkat kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung. Ia juga menyediakan magnesium dan kalium yang mendukung tekanan darah yang sehat, sementara folat membantu mencegah penumpukan plak di pembuluh darah.
Mengurangi risiko penyakit
Durian kaya akan antioksidan seperti vitamin C, senyawa anti-peradangan, flavonoid, dan karotenoid, yang mungkin dapat membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker.
Flavonoid yang ditemukan dalam durian, termasuk hesperidin, quercetin, rutin, kaempferol, luteolin, dan apigenin, juga menawarkan manfaat kesehatan. Konsumsi tinggi senyawa-senyawa ini telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, penurunan kognitif, dan Alzheimer.
Hal yang perlu diperhatikan
Durian aman bagi kebanyakan orang, tetapi kandungan kaliumnya yang tinggi mungkin tidak cocok bagi penderita penyakit ginjal. Buah ini juga kaya serat, yang dapat menyebabkan kembung atau gas jika dimakan bersama makanan lain yang kaya serat. Sebaiknya dikonsumsi secukupnya dengan banyak air.
Orang dengan diabetes atau yang mengikuti diet rendah karbohidrat sebaiknya membatasi konsumsi durian karena kandungan karbohidratnya yang tinggi.
