6 Tren Ruang Tamu yang Pasti Akan Ketinggalan Zaman pada Tahun 2026, Kata Para Desainer

Poin-Poin Utama

  • Tren kecil seperti gaya bergelombang dan sofa awan yang besar sedang kehilangan popularitas.
  • Lainnya tampilan ruang tamu saat keluar adalah set yang sesuai dan tema cokelat krem dan putih yang sangat minimalis.
  • Sebaliknya, desainer mengharapkan desain ruang tamu yang hangat, ramah, kaya, dan nyaman akan menjadi tren pada tahun 2026.

Prediksi tren untuk tahun 2026 mulai masuk, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memikirkan dekorasi ulang ruang tamu Anda.

Mengetahui apa yang akan “in” dapat memainkan peran besar dalam menentukan potongan furnitur baru danwarna catuntuk berinvestasi—tetapi apa yang akan segera hilang bisa sama pentingnya.

Jika Anda siap untuk berubah tetapi tidak tahu di mana mengarahkan energi Anda, para ahli siap berbagi pendapat mereka tentang tren ruang tamu yang akan mulai usang tahun depan (dan apa yang harus Anda ganti, tentu saja).

Temui Para Ahli

  • Alice Moszczynski adalah seorang desainer interior berbasis di New York di platform perangkat lunak desain Planner 5D.
  • Kimberly Tosi adalah desainer interior utama di Gather Home Design.
  • Kathy Kuoadalah seorang desainer interior, serta CEO dan pendirinya perusahaan desain dan dekorasi Kathy Kuo Home.

Hiasan Bergelombang

Membeli tren kecil adalah cara instan untuktanggal sebuah ruangdan pelaku terbesar saat ini adalah tampilan bergelombang dan bergerigi yang terlihat di sofa, meja, perabot lembut, dan dekorasi di seluruh media sosial.

Yang paling menyerukan era 2020s adalah perabot bergelombang,” kata desainer Kimberly Tosi. “Jika Anda ingin berinvestasi dalam satu potong sebagai aksen, bagus, tetapi tetaplah pada bentuk klasik dengan punggung lurus atau lengkungan perlahan yang akan memberi Anda banyak manfaat selama bertahun-tahun.

Ingin lebih banyak inspirasi desain? Daftar untuk mendapatkan kami gratisNewsletter harianuntuk ide dekorasi terbaru, tips desainer, dan lainnya!

Sofa Awan yang Besar

Sama seperti tren furnitur bergelombang yang telah menggemparkan feed kita, kita semua pasti pernah melihat sofa putih yang lembut dan besar saat sedang berselancar.

Kursi santai yang besar dan menggembung yang mendominasi media sosial mulai terasa berat dan tidak rapi, dan terkadang bahkan terlihat kumal,” kata desainer interior Alice Moszczynski. “Mereka terlalu mendominasiruang yang lebih kecildan memprioritaskan ukuran daripada struktur, membuat ruang tamu terlihat secara visual berat.

Jika kamu jatuh cinta pada sensasi patung dari sofa awan dan ingin mendapatkan tampilan tersebut tanpa mengganggu tata letak ruang tamu kamu, carilah item yang menarik perhatian yang bisa kamu pasangkan dengan sofa klasik, seperti kursi romantis ataumeja kopi.

Palet Warna Putih dan Cokelat

Meskipun putih dan krem adalah nada yang tak lekang untuk dekorasi, para desainer kami mulai kelelahan melihatnya disajikan sendirian dan menginginkan lebih banyak kedalaman dalamPalet warna.

Saya pikir gaya kemewahan yang tenang dengan nuansa coklat khas yang terlalu banyak akan akhirnya kehilangan popularitas; terlihat datar dan tidak hidup, tanpa kontras atau kepribadian,” kata Moszczynski. “Orang-orang beralih ke palet yang lebih ekspresif yang tetap terasa anggun, tetapi sudah digunakan dan manusiawi.

Jika kamu tidak bisa membayangkan dirimu mengucapkan selamat tinggal kepada netral, jangan khawatir. Para ahli kami menyarankan untuk memadukan nuansa krem dan putih yang lebih lembut dengannuansa kaya, hangatseperti cokelat tua, hijau olive, karat, dan tanah liat—terutama dalam tekstur dan bahan yang nyaman seperti kain linen dan velvet.

Ultra-Minimalisme

Secara serupa, desainer kami siap mengucapkan selamat tinggal pada perabot minimalis ekstrem yang digunakan secara eksklusif di ruang tamu, dan berharap melihat potongan-potongan ini disusun dengan lebih beragam pada tahun 2026 dan seterusnya.

Sementara saya menyukai perabot modern yang sederhana, saya lebih suka mereka sebagai bagian dari keseluruhan desain, dipasangkan dengan garis-garis melengkung dandetail tradisional,” desainer interior Kathy Kuo. “Kombinasi keduanya yang benar-benar membawa desain ruangan ke tingkat berikutnya.”

Set Furnitur yang Sama

Meskipun merancang potongan perabot dan dekorasi yang saling melengkapi adalah kunci untuk ruang tamu yang terlihat chic tanpa usaha, Moszczynski percaya bahwa penyetaraan penuh adalah langkah yang terlalu jauh, dan telah membuat ruang tamu terlihat ketinggalan zaman selama bertahun-tahun.

Mereka membuat ruangan terlihat terlalu diatur dan menghilangkan individualitasnya,” katanya. “Sebaliknya, coba lapisan yang beragam denganmencampurkan potongan vintage dan kontemporer, menggabungkan bahan seperti kayu dan logam serta menyeimbangkan bentuk yang terstruktur dan lembut.”

Desain Fungsional

Secara keseluruhan, tren ruang tamu yang akan diwariskan desainer kami pada tahun 2025 adalah tren yang telah mengambil hati, kenyamanan, dan kepribadian dari ruangan tempat kita berkumpul, berselimut, dan bersosialisasi paling sering.

Ruangan tamu tidak boleh bertindak sebagai rumah pamer,” kata Kuo. “Meskipun estetika merupakan bagian dari persamaan, kepuasan dan fungsionalitas seharusnya selalu menjadi faktor utama dalam proses desain.

Baca artikel asli diSpruce

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *