27 Oktober 2025, Durban, Afrika Selatan–Konferensi Internasional ke-4 tentang Kesehatan Masyarakat Afrika (CPHIA 2025) ditutup pada 25 Oktober dengan peluncuran Durban Promise. Dokumen hasil ini menyintesis rekomendasi konferensi untuk menentukan jalur kerja Afrika menuju kemandirian, keberlanjutan, dan kepemimpinan dalam kesehatan global. Dokumen ini akan menjadi informasi bagi diskusi kebijakan mendatang, termasuk pertemuan G20 di Afrika Selatan, yang bertujuan mempercepat kemajuan Afrika dalam kesetaraan kesehatan, solidaritas, dan cakupan kesehatan universal.
Janji Durban mencakup tujuh komitmen kontinental:
- Mobilisasi Kekayaan dan Inovasi Afrika untuk Kemandirian Kesehatan
- Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas
- Investasikan kembali ke PHC dan Sistem Komunitas
- Dukung Solidaritas Regional dan Efisiensi Pasar
- Bangun Sistem One Health yang Terintegrasi, Tahan Banting terhadap Perubahan Iklim, dan Siap Menghadapi Pandemi
- Tinjau Kesehatan sebagai Investasi Strategis
- Ubah Moment Ini Menjadi Era Kepemimpinan Afrika
“Momen ini memungkinkanAfrika Selatan akan membawa suara benua tersebutdalam pertemuan G20–mendukung pendanaan kesehatan global yang adil, sistem yang tangguh, dan pengakuan Afrika sebagai kontributor strategis, bukan penerima pasif,” kata Profesor Olive Shisana, Wakil Ketua CPHIA 2025, dalam pidatonya selama upacara penutupan.
CPHIA 2025 mengumpulkan hampir20.000 peserta dari lebih dari 72 negara— baik secara online maupun di Durban — dari berbagai pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil. Diselenggarakan dengan temaMenuju Kemandirian untuk Mencapai Cakupan Kesehatan Universal dan Keamanan Kesehatan,konferensi ini diselenggarakan olehPusat Pengendalian Penyakit Afrika (Africa CDC),dan bekerja sama denganPemerintah Afrika SelatandanKonvensi BIO Afrika AfricaBio.
CPHIA 2025 menyajikan tiga sesi pleno tingkat tinggi, 20 sesi berbasis abstrak, delapan sesi khusus, dan 48 acara sampingan dari mitra, Africa CDC dan AfricaBio. Ada juga 235 poster virtual dan 90 presentasi abstrak secara langsung, serta 24 booth pameran yang menampilkan teknologi, solusi, dan layanan terkini.
“Dalam semua percakapan yang masuk, kami mendengar bahwa Afrika siap menghadapi momen ini. Musim Afrika, dan momen Afrika untuk memimpin, sekarang,” kata Thabani Maphosa, Chief Country Delivery Officer di Gavi, Aliansi Vaksin.
Acara penutupan CPHIA 2025 juga menampilkan tiga penghargaan:
- Penghargaan Peneliti Muda Terbaikuntuk membawa pemikiran segar, kreativitas, dan semangat untuk mengubah kesehatan dan sains diberikan kepada dua individu yang mempresentasikan penelitian mereka di konferensi:
- Dr. Noluxabiso Mangwana, Institut Nasional untuk Penyakit Menular, Afrika Selatan
- Ibu Diana Imoli, Institut Penelitian Kesehatan Kenya
- Best Oral Abstractuntuk presentasi yang paling menarik:
- Eric Angula, Casual Foundry
- Ilmuwan Terkemukauntuk seseorang yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam penelitian dan kesehatan masyarakat:
- Prof Olive Shisana, co-chair Komite Program Ilmiah CPHIA 2025 dan Presiden Evidence Based Solutions
Dalam merenungkan hasil konferensi dan penghargaan yang diberikan dalam upacara penutupan, H.E. Dr. Jean Kaseya mengatakan: “Bersama-sama, kita memutuskan untuk menegaskan ambisi kolektif kita untuk mempercepat perjalanan Afrika menuju kedaulatan. Sangat menginspirasi mendengar langsung dari kalian semua, terutama dari kalangan pemuda, tentang pekerjaan luar biasa yang dilakukan untuk mendukung kesehatan masyarakat dan memastikan sistem kesehatan yang kuat di seluruh Afrika.”
Dr. Boitumelo Semete-Makokotlela, Ketua Konvensi Bio Afrika, memberikan komentar tentang apa yang telah dicapai konferensi tahun ini, dan peran penyelenggaraan CPHIA di masa depan. “Apa yang kami lihat selama tiga hari terakhir adalah penelitian yang luar biasa yang menangani isu kesehatan yang sangat penting. Kami mengikuti beberapa diskusi panel yang menarik dan menarik serta pameran dinamis yang memperlihatkan keunggulan Afrika. Konferensi ini telah membuktikan kekuatan kolaborasi.”
Dalam penutupan upacara tersebut, Ibu H.E. Dr. Jean Kaseya mengumumkan bahwa edisi kelima CPHIA akan diadakan pada November 2026 di Addis Ababa, Etiopia.
Hasil
UnduhlahDokumen Hasildari acara tersebut.
Hak Cipta 2025 Afrika Centres for Disease Control and Prevention. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Didistribusikan oleh AllAfrica Global Media (the peoples -).
Ditandai: Afrika,Afrika Selatan,Kesehatan dan Kedokteran,Organisasi Internasional dan Afrika,Afrika Selatan,Hubungan Eksternal
Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. (Syndigate.info).
