Pengunjung asing dan warga asing memuji Vietnam karena keamanannya, biaya hidup yang rendah, kuliner yang beragam, dan pemandangan yang menakjubkan, sementara mengingatkan untuk meningkatkan infrastruktur dan prosedur administratif.
Vietnam baru-baru ini dinobatkan sebagai destinasi kelima terbaik di dunia bagi ekspatriatdalam survei Expat Insider tahunan InterNations.
Kemunculannya yang terkuat hingga saat ini berkat biaya hidup yang rendah dan keamanannya.
Craig Daniel, seorang pengunjung dari Brisbane, Australia, mengatakan: “Mayoritas hotel di Vietnam sangat baru, indah, dan mewah. Makanan sangat murah; secangkir kopi harganya satu dolar, sementara di Australia Anda harus membayar empat hingga lima kali lipat lebih mahal.”
Ia tiba di Kota Ho Chi Minh pada 5 Oktober untuk kunjungan dua minggu, dan sekarang berencana kembali setiap musim semi karena biayanya terjangkau dan ada penerbangan langsung dari Brisbane ke Kota Ho Chi Minh.
Herbert Laubichler-Pichler, seorang Austria dan CEO Alma Resort Cam Ranh, yang telah tinggal dan bekerja di Vietnam selama lebih dari 17 tahun, menganggap negara tersebut sebagai “rumah kedua yang benar-benar nyata.”
Ia tidak terkejut bahwa Vietnam menduduki lima besar dalam survei InterNations. Sebagai seseorang yang datang untuk bekerja tetapi tinggal karena orang-orangnya, ia mengatakan ia memahami mengapa Vietnam mencapai hasil yang luar biasa.
Aspek yang paling menakjubkan dari kehidupan di Vietnam adalah kehangatan dan ketulusan penduduknya, katanya.
Mereka benar-benar ramah, bekerja keras dan memiliki energi positif yang jarang ditemukan di tempat lain. Biaya hidup memungkinkan kualitas hidup yang luar biasa, sementara lingkungan bisnis telah meningkat secara signifikan dalam 17 tahun terakhir.
Laubichler-Pichler mengatakan dia menikmati kehidupan impian di Khanh Hoa, provinsi pesisir yang menjadi tempat Cam Ranh di tengah Vietnam.
Perjalanan pulangnya terasa seperti “jalan-jalan menyenangkan melalui kebun yang hijau lebat dari resor tersebut.”
Ia mengatakan biaya hidup di Vietnam memungkinkan gaya hidup yang akan jauh lebih mahal di Eropa, mulai dari kesehatan dan kuliner berkualitas tinggi hingga perjalanan domestik untuk melihat keragaman negara tersebut.
Ia memberi peringkat Vietnam 9/10, mencatat bahwa masih ada ruang untuk perbaikan, khususnya dalam infrastruktur di beberapa daerah dan dalam menyederhanakan prosedur administratif tertentu bagi warga asing.
Martin Koerner, direktur komersial Anam Group, sebuah jaringan resor mewah di Vietnam, juga memberi peringkat kehidupan di Vietnam 9/10.
Setelah 13 tahun tinggal dan bekerja di sini, tidak mengherankan baginya bahwa Vietnam sangat dihargai oleh komunitas ekspatriat global, katanya.
Biaya hidup Vietnam tetap kompetitif dibandingkan banyak negara, sementara peluang karier terus berkembang.
Bagi Koerner, Vietnam bukan hanya tempat bekerja tetapi juga tempat di mana ia “mengasuh keluarga dan menyebutnya sebagai rumah.”
Vietnam menawarkan keseimbangan unik antara peluang, kualitas hidup, dan hubungan manusia.
Ia juga menghargai kehangatan dan keramahan orang-orang Vietnam serta menyukai kekayaan budaya dan tradisi mereka.
