Kabinet Thailand telah menyetujui insentif baru untuk meningkatkan pariwisata domestik, kata seorang pejabat Kementerian Keuangan pada Selasa, seiring pemerintah berusaha membangkitkan perekonomian yang lesu.
Langkah-langkah tersebut, yang mencakup pengurangan pajak untuk perjalanan dalam negeri dan renovasi hotel, merupakan bagian dari rangkaian kebijakan insentif yang ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas 2,2% tahun ini.
Ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara tumbuh 2,5% tahun lalu, ketinggalan dari rekan-rekannya.
Kunjungan wisatawan asing ke Thailand dari 1 Januari hingga 12 Oktober turun 7,54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, kata Kementerian Pariwisata.
Ada 25,1 juta wisatawan asing selama periode tersebut, demikian pernyataan itu mengatakan. Malaysia adalah pasar utama dengan 3,61 juta pengunjung, diikuti oleh Tiongkok dengan 3,58 juta.
